Posted

Coklat merupakan camilan yang sangat digemari semua kalangan dari mulai anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Pastinya Taysters menyukai coklat yang memiliki cita rasa tinggi dan enak untuk dimakan bersama orang terkasih. Namun tidak jarang, beberapa orang masih beranggapan bahwa coklat membawa pengaruh buruk terhadap tubuh dan kesehatan. Seperti menimbulkan jerawat, menambah berat badan, dan sebagainya. Yuk intip 4 mitos yang salah tentang coklat Taysters:

Coklat Mengandung Kafein Tinggi

Seringkali orang-orang kebanyakan beranggapan coklat mengandung kafein tinggi dan berdampak buruk bagi kesehatan jantung. Padahal, coklat mengandung kafein dalm jumlah kecil jika dibandingkan dengan kopi dan teh. Campuran biji kakao dan bahan lainny menjadikan efek kafein pada coklat menurun. Hasil penelitian The European Society of Cardiology menunjukkan bahwa di dalam biji kakao terkandung polifenol yang dapat menyederhananakan sirkulasi darah sehingga dapat mencegah serangan jantung.

Coklat Tidak Baik Bagi Penderita Diabetes

Mitos lain menyebutkan bahwa orang yang mempunyai penyakit diabetes tidak boleh sama sekali memakan cokelat karena mengandung banyak gula. ernyataan ini ditentang oleh beberapa penelitian yang telah membuktikan bahwa coklat hitam dapat meningkatkan disfungsi endotel pada penderita diabetes. Berdasarkan penelitian ini, para penderita diabetes dianjurkan untuk tidak menghindari coklat alias boleh mengkonsumsi coklat asalkan coklat yang dikonsumsi ialah coklat hitam dan tidak mengandung banyak gula.

Coklat Menaikkan Berat Badan

Sebagian orang percaya mengkomsumsi coklat dapat menaikan berat badan dan membuat tubuh kita menjadi gemuk. Pernyataan ini sering dikemukakan oleh kaum hawa karena mereka sangat menjaga pola makan untuk membentuk tubuh agar langsing. Rata-rata setiap coklat mengandung 220 kalori yang baik untuk tubuh dan tidak membuat tubuh menjadi gemu. Sehingga coklat dapat menjadi salah satu bagian yang dikonsumsi untuk sistem diet sehat. Jadi sebenarnya coklat tidak mengandung kolesterol tinggi yang dapat menaikkan berat badan Taysters.

Coklat Tidak Sehat

Coklat dianggap hanya menambah kotoran pada gigi dan tidak bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Penelitian para ahli membuktikan bahwa coklat mengandung banyak polifenol, magnesium, seng, besi, dan tembaga. Selain itu, antioksidan pada coklat dapat merangsang sistem kekebalan tubuh. Coklat hitam sendiri dianggap dapat mencegah stres, kanker, dan serangan jantung. Molekul psikoaktif pada coklat dipercaya dapat membuat mereka yang mengkonsumsinya merasa nyaman.

 

image source: http://3dprintingindustry.com/

 

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+